KISAH INSPRIRATIF ALUMNI SMP MUHAMMADIYAH 36
AKU PELAJAR BISA BERBISNIS SEJAK USIA DINI
Ditengah pandemik covid19, berbagai bisnis mengalami pertumbuhan pesat khususnya bisnis kuliner atau dessert. Safina Claudi atau disapa Dede merupakan alumni dari SMP Muhammadiyah 36 memiliki bisnis menu dessert yang dia ciptakan bersama sepupunya.
Menu dessert yang disajikan berupa cookies dan brownies. Dede membuat usaha tersebut agar mengisi waktu luangnya. Dan berikut kisahnya.
- Berawal dari suka membuat kue dan dessert lainnya sampai sekarang.
Berawal dari suka membuat kue dan dessert lainnya sampai sekarang. Kegemaraan tersebut dimulai sejak kelas 2 SD.
“Saya suka banget membuat dessert sampai sekarang, dan pada saat saya kelas 3 kepikiran untuk coba jualan brownies bikinan saya sendiri kepikiran untuk coba jualan brownies bikinan saya sendiri, dan pada akhirnya saya berhasil mencoba jual brownies pada kelas 5 SD,” cerita nya pada chat personal whatapp (18/08).
Dan pada saat itu Dede hanya menjual brownies secara sendiri dari proses sampai kemasan, akan tetapi Mamanya masih membantu promosi jualannya. Hanya 2 bulan Dede berjualan brownies kurang lebih 113 loyang.
- Selain berjualan dessert, dede pernah berjualan Album KPOP juga karena kegemaraan dengan musik korea dan pernak-pernik juga seperti photocard idol.

Tidak hanya berjualan kue dan dessert yang dia jual akan tetapi Dede sempat berjualan Album KPOP sebelum memulai bisnis dessert nya kembali. Dede menjual album tersebut pada saat duduk di kelas 9 semester ganjil.
“Karena pada waktu itu saya suka mengoleksi album dan membeli banyak album dan pada akhirnya saya nyadar kalau saya mengoleksi album itu tidak ada gunanya, dan saya takut jika albumnya menjadi sampah di rumah pada akhirnya saya menjual sebagian album saya dan alhamdulillah saya berhasil menjual banyak album di online shop dan juga dengan bantuan teman lain juga hehehe,”kata Dede.
Dan tidak cukup beberapa bulan Dede untuk berhenti menjual Online Album KPOP tersebut dikarenakan pada saat itu sudah menjelang UN. Sehingga Dede harus fokus belajar.
- Tidak hanya Album dan pernak-pernik KPOP juga, Dede pernah berjualan Lip gloss. Tapi usaha ini tidak berjalan lancar

Sempat gagal dalam menjalani bisnis berjualan Lip gloss, dan banyak orang-orang mengira bisnis tersebut lancer dan berhasil. Karena bisnis ini sangat trending sekali akan tetapi bisnis membuat Dede sempat stress dan rugi.
“Dan ternyata pada saat saya mulai jualan, banyak sekali saingannya, ditambah lagi sama rumor-rumor aneh, yang tersebar di sosmed sehingga hampir semua penjual lip gloss kehilangan pembeli. Akhirnya saya menyerah menjual lip gloss dan saya rugi lebih dari lima ratusan ribu ,” kata Dede.
- Ditengah pandemik, Dede melihat banyak sekali orang berjualan di sosial media. Akhirnya Dede memulai bisnis berjualan dessert seperti dulu bersama sepupunya.

Akibat masa pandemik banyak sekali orang yang berjualan di social media. Karena Dede sudah menyelesaikan Ujian Sekolah, daripada menggangur akhirnya Dede bersama sepupunya untuk membuat kembali usaha dessert berupa brownies yang dipanggang beserta cookies untuk saat ini.
“Saya mulai menyicil membeli bahan, alat, membuat logo dan stiker sendiri dengan modal dari tabungan saya sendiri, balik modal dan Alhamdullilah untung lumayan banyak. Alhamdullilah lancar businessnya,”ungkapnya.
Dan selama pandemic covid19 jualan tersebut justru semakin lancar, akan tetapi hambatan nya berupa membeli bahan- bahan lumayan sulit.Karena sekarang lagi COVID, Dede harus lebih menjaga kehigenisan makanan, bahan dan alat-alatnya.
Kurang lebih selama 1 bulan bisnis ini berjalan lancar, Dede bersama sepupunya untuk beristirahat dulu sementara dikarenakan sibuk dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ). Selagi berisitirahat dede dan sepupunya akan mempersiapkan menu dessert berupa varian rasa cookies terbaru.
“Insyaallah saya mau jualan lagi pada bulan September. Nanti akan ada cookies dengan rasa yang berbeda dan saya juga lagi mecoba beberapa resep cookies untuk mencari texture yang pas dan rasa yang saya mau,” ungkapnya.
- “Kalian harus yakin jika kalian bisa bikin atau menjual barang tersebut dan saya saranin juga harus bisa menghitung modalnya dll,”ungkapnya.

Walaupun masih dikatakan kategori Pelajar, tak membuat Dede untuk selalu semangat dan belajar dalam mengelolah bisnis. Karena semenjak kelas 2 SD Dede sangat tetarik dengan berjualan apapun. Dede senang dengan berjualan bisnis dessert kembali di masa pandemik ini, karena bagi dia ini sebagai peluang langkah besar untuk belajar mencari uang sendiri.
“Kalian harus yakin jika kalian bisa bikin atau menjual barang tersebut dan saya saranin juga harus bisa menghitung modalnya dll. Jadi biar keuangannya stabil dan rapi (pokoknya kalian harus yakin jika kalian bisa, pokoknya berusaha dulu aja nanti pasti ada hasilnya yang memuaskan),” bagian penutup tips dan saran dari alumni SMP Muhammadiyah 36 angkatan 2019/2020.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
PEMBELAJARAN MENDALAM MELALUI KO KURIKULER Integrasi Lintas Mata Pelajaran untuk Gizi dan Prestasi
Konsep Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Pembelajaran mendalam atau deep learning adalah pendekatan pedagogis yang melampaui hafalan dan pemahaman superfisial menuju pemahaman kons
Gizi Juara, Prestasi Maksimal: Pembelajaran Mendalam Melalui Strategi Kokurikuler untuk Generasi Unggul di SMP Muhammadiyah 36 Jakarta
PendahuluanPendidikan holistik di era modern tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan kognitif, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kesehatan peserta didik secara menyeluruh
Sekolah SMP Muhammadiyah 36 Jakarta menerima award Outstanding Schools and Partners Appreciation 2025
SMP Muhammadiyah 36 Jakarta menerima penghargaan Outstanding Schools and Partners Appreciation 2025 dari Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for Food and
Sekolah SMP Muhammadiyah 36 Jakarta menerima award Outstanding Schools and Partners Appreciation 2025
SMP Muhammadiyah 36 Jakarta menerima penghargaan Outstanding Schools and Partners Appreciation 2025 dari Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for Food and
GREEN WARRIORS : Memanen Pupuk Kompos Biopori
Peserta didik SMP Muhammadiyah 36 Jakarta yang tergabung dalam ekstrakulikuler Kelompok Ilmiah Remaja memanfaatkan lahan tanah yang sedikit disekolah dengan membuat biopori. Biopori ada
Mari Selamatkan Bumi dan Lingkungan
Pimpinan SMP Muhammadiyah 36 Ibu Mona Farida, SE, M. Pd bersama Wakil Pimpinan Humaidi, S.Pd yang tergabung bersama Indonesia Green Principal Award (IGPA) dalam Kegiatan Circular School
Olimpiade Muhammadiyah Berprestasi Nasional (OMBN)
Olimpiade Muhammadiyah Berprestasi Nasional (OMBN) adalah ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Persyarikatan Muhammadiyah untuk mengasah potensi dan kreativitas siswa-siswi Muhamma
Kepala SMP Muhammadiyah 36 Jakarta dilantik Pengurus CSPP (Circular School Program Partnership) Tahun 2025-2027
Kepala SMP Muhammadiyah 36 di tunjuk sebagai Bendahara di kepengurusan CSPP. Program CSPP, di tahun 2025 telah memiliki alumni 124 sekolah di seluruh Indonesia. Awal mula dari Inisiat
MENGENAL LEBIH DALAM TENTANG JURNALISTIK DAN PROFESINYA : SISWA SMP MUHAMMADIYAH 36 JAKARTA
Sabtu, 22 Februari 2025 Siswa SMP Muhammadiyah 36 Jakarta berkontribusi pada kegiatan Pelatihan dan lomba Jurnalistik yang diselenggarakan oleh Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Tekno
Setiap Hari Kita Makan Plastik ?
SMP Muhammadiyah 36 Jakarta kembali mengikuti kegiatan Greenpeace yang bertajuk " Hidden Pollution: The Unseen of Microplastics " pada Hari Minggu, 23 Februari 2025 di Creative Hall, M
